Cerita Sakit

 

Kanker paru, penyebab kematian Budi Anduk, mungkin pada awal gejalanya seperti paru-paru basah tidak terlalu diperhatikan. Saya pernah mengalami paru-paru basah; paru sebelah kanan penuh air sedangkan sebelah kiri hanya sebagian kecil. Sebelum tahu paru-paru saya berisi air, saya merasakan sesak nafas, sering batuk dan ngos-ngosan waktu naik tangga. Saya belum terpikir paru-paru saya bermasalah. Namun ketika hasil rontgen keluar barulah saya tahu saya mengidap paru-paru basah.

Bayangan jarum yang menembus paru-paru untuk mengeluarkan air di dalamnya membuat saya tidak langsung pergi ke rumah sakit. Tetangga saya menawarkan pengobatan alternatif dan saya menyetujuinya. Bukan hanya satu, tapi saya datang ke empat pengobatan alternatif, yang hampir kesemuanya menawarkan janji kesembuhan. Tapi setelah pemeriksaan rontgen lanjutan, kondisi paru-paru saya tidak berubah.

Pengalaman mengidap penyakit ini sangat menyesakkan dalam arti sesungguhnya; saya sering bangun malam karena kesulitan bernafas, sama halnya ketika saya pernah hampir tenggelam waktu berenang di laut.

Akhirnya saya memutuskan berobat ke RS. Persahabatan. Di sana saya ditangani dokter spesialis paru yang langsung mengambil tindakan mengeluarkan cairan. Tapi usaha itu tidak berhasil, hanya sekitar 10-15 cc air yang keluar sementara di dalam paru-paru saya ada lebih dari 1.5 liter air. Penyedotan dilakukan lagi setelah melakukan USG untuk mengetahui titik tempat berkumpulnya air. Dada saya di beri tanda X di beberapa tempat dan jangan sampai terhapus. Kemudian, keesokannya setelah USG dokter melakukan tindakan lagi. Tapi hasilnya juga sama. Dan saya pun harus menjalani terapi oral.

Sama seperti pengobatan TBC, terapi ini hanya meminum obat kaplet berwarna merah yang cukup besar tiga kali sehari, salah satunya diminum sebelum sarapan pagi, dan bisa memakan waktu hingga satu tahun atau lebih dan tidak boleh terputus. Ketika kondisi berat badan saya semakin drop dan saya harus mengkonsumsi obat tersebut, ternyata obat itu meracuni liver saya. Wajah dan tubuh saya berubah jadi kuning. Selanjutnya, dokter memutuskan menghentikan pengobatan paru dan fokus pada penyembuhan liver.

Saya tidak akan bicara kondisi saya setelah itu, tapi pelajaran yang bisa didapat waktu sakit paru. Pertama, tentu saja saya bersyukur penyakit paru tidak berlanjut ke kanker paru atau yang lebih parah. Kedua, jangan meremehkan penyakit. Ketiga, pililah tempat pengobatan yang sudah teruji secara medis. Pengobatan alternatif bisa saja jadi pilihan tapi kebanyakan cara ini bersifat pencegahan dan untuk meningkatkan stamina/imunitas tubuh.

 

Iklan

Tentang Ali Reza

Cool, Calm, and Confidence
Pos ini dipublikasikan di Kesehatan dan tag . Tandai permalink.

2 Balasan ke Cerita Sakit

  1. Jenggala Aksara berkata:

    kadang, ada juga teman yang bercanda dan bilang “kamu kena paru basah tuh makanya bengek mulu..” ke aku.. tapi mungkin karena mereka tidak tahu seberapa serius istilah paru basah tersebut. Wah, aku juga sedang terkena beberapa penyakit belakangan… penyakit biasa yang anehnya baru aku dapatkan sekarang.. seperti mag, gejala typhus, gusi gigi.. semua datang dalam waktu cepatnya… membuat aku memang jadi sadar, sehat itu mahal harganya. Makanya perlu apresiasi lebih ke tubuh ini supaya senantiasa bisa sehat selalu… semoga selalu sehat yah, semoga selalu menulis, dan berkarya dengan stamina dan jiwa yang sehat.

    Suka

    • Ali Reza berkata:

      Emang akhir-akhir ini banyak penyakit aneh padahal kondisi kita sebenarnya fit. Saya sendiri nggak ngerokok dan berolahraga. Tapi rupanya, Allah tahu cara menguji hamba-Nya. Terima kasih udah sharing 🙂

      Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s