Menyoal Film Lokal

kmgp_movie

Beberapa hari belakangan ini bertebaran poster film Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP) di wall FB saya; ada yang untuk berpromosi atau sekedar mencari dukungan. Tentu saja saya mendukung perfilman nasional, tapi harus yang berkualitas.

Saya belum nonton KMGP sehingga tidak tahu apakah film tersebut berkualitas atau tidak. Tapi saya hanya mau menekankan bahwa, tanpa terlalu gencar mencari dukungan pun film-film berkualitas akan teruji, baik itu dari segi jumlah penonton atau penghargaan. Contohnya The Raid. The Raid bukanlah film berbiaya tinggi, tapi dengan kualitas mereka membuktikannya dengan meraih enam penghargaan dan sepuluh nominasi lain. Kesuksesan ini pun berlanjut dengan sekuelnya. Saya tidak mendengar The Raid mencari-cari dukungan, tau-tau film mereka sudah dibicarakan dan ditonton banyak orang.

Idealisme saja tidak akan membuat film Indonesia maju, dan karena itu saya mengimbau kepada para reviewer atau kritikus film supaya membuat kritikan yang adil, bukan faktor subjektif suka atau tidak suka maupun idealisme. Apalagi di balik film itu ada nama besar penulis atau sutradara. Pujian malah akan membuat film lokal semakin terbuai, dan jika terbuai maka sulit untuk berubah karena sudah merasa nyaman.

Suatu kali saya pernah melontarkan kritik ini di salah satu grup FB yang dimiliki oleh salah seorang penulis terkenal. Saya sama sekali tidak menyinggung filmnya, kecuali rasa kecewa saya setelah menonton film macam Ketika Cinta Bertasbih, Tenggelamnya Kapal van Der Wick sampai Ainun & Habibie. Tapi apa yang terjadi? Si penulis tampaknya tidak terima dan saya diminta ditunjukkan mana kelemahannya, padahal saya tidak (belum) pernah nonton filmnya.

Dan biasanya, setelah saya menulis artikel semacam ini akan ada komentar, ‘Coba Anda bikin film saja sendiri!” atau ‘Anda lebih menghargai film luar daripada film dalam negeri.’ Menurut saya itu komentar yang sangat aneh dan saya jadi aneh jika menanggapinya.

Kick It

Iklan

Tentang Ali Reza

Cool, Calm, and Confidence
Pos ini dipublikasikan di Film dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s