Belajar di Rumah Pintar

tumblr_o3ca97yguu1sx4ry2o1_1280

Saya pikir kemarin anak-anak tidak akan datang karena hujan. Rumah Pintar terkunci dan tampak sepi, kecuali beberapa anak perempuan yang sedang berkumpul di saung. Saya bertemu bang Daniel, penanggung jawab Rumah Pintar, dan nitip pesan kalau anak-anak sudah datang, suruh salah satu anak datang ke rumah. Tapi waktu saya datang jam 2 siang, mereka, yang saya kira anak-anal lain, ternyata adalah anak-anak yang mau belajar di Rumah Pintar. Jumlah keseluruhan yang datang 9 anak, lebih sedikit dari minggu kemarin; 11 anak.

Karena sudah ada spidol maka saya mulai mengajar matematika dasar. Kebetulan yang datang anak-anak kelas 5, 6, dan 7 sehingga materinya nggak terlalu jauh. Agak kaget saat tahu mereka ‘lupa’ tentang persamaan dasar, tapi apa yang membuat saya lebih kaget lagi adalah ada dua anak baru yang berasal dari Cileungsi! Mungkin mereka diajak temannya (anak sekitar) untuk belajar di Rumah Pintar. Meski begitu mereka seolah memberi tanda kepada saya harus lebih serius dalam mengajar.

Mengajar memang bukan hal baru bagi saya. Sebelumnya, saya pernah mengajar ibu-ibu, siswa SMA, dan karyawan baru sewaktu di Asuransi Sinar Mas. Tapi apa yang membedakan mengajar kali ini adalah saya menghadapi wajah-wajah penuh harap.

 

Iklan

Tentang Ali Reza

Cool, Calm, and Confidence
Pos ini dipublikasikan di Serba-Serbi dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s